Labuhan kapal harapanku

Kenapa Tuhan mempertemukanku dengan dirinya lagi?
Kenapa Tuhan mengijinkan semua ini terjadi?

Deceptive dan delusional. Bingung, semua seperti kabur dalam kabut. Tak bisa melihat dengan benar, tampak samar-samar, hingga pada satu momen, bamm, sampai di barisan karang. Dan kapal khayalan itupun karam, hancur menabrak karang tajam bernama kenyataan.

1,5 tahun kemudian.

Di sini berdiri menunggu gelombang pasang tenang dan surut kembali ke lautan kehidupan. Langit benderang. Cerah tanpa awan. Aku sendiri. Tidak. Ada serakan pecahab kapal harapan yang hancur semalam. Serpihan besar dan kecil, bahkan ada yang hilang. Kapalku tak akan seperti semula lagi. Aku bahkan tak yakin kelak ia akan tetap berbentuk kapal. Harapanku bertransformasi. Apapun itu, kuharap selalu yang terbaik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s