Daisy-jasmine-magnolia (part 1)

Good morning. Lovely morning indeed isn’t it ??

image

Bicara kembang yuk;)
Kemarin saya pergi ke  batas kabupaten Sleman bagian barat, di tepian kali Progo yang menjadi batas alami Sleman dan kabupaten Kulonprogo. Masih banyak sawah di sini tentu saja. Suatu keadaan yang saya ragukan masih akan bisa bertahan 10-15 tahun lagi😦 .  Jogja perlahan sudah berubah jadi hutan beton bok, apalagi di kotanya. Makanya kemarin ini saya nikmati benar sensasi bersepeda (motor) dengan pemandangan kanan kiri sawah nan luas. Ada sawah yang hampir panen dan sedang atau usai dipanen. Ada juga yang sudah akan ditanami lagi. Benar-benar breathtaking view. Kalau beruntung seperti saya kemarin, kita bisa melihat kawanan burung kontul putih(belibis ?) terbang rendah di atas persawahan. Kereen.  Yang punya anak pasti ngiler bawa anaknya ke sini. Melihat pak tani membajak sawah dan atau memanen padi yang menguning. Saya sendiri jadi ingat buku-buku teks pelajaran bahasa Indonesia dulu. Ah memori itu benar-benar sesuatu🙂

Di tepian sawah saya melihat bunga-bunga liar, kelopaknya putih dengan bagian tengah kuning atau hijau. Tangkainya panjang dan kokoh cengkeramannya di tanah. Dulu sih sering mencabuti bunga itu lalu tangkainya dililit-lilit gitu dan pura-puranya dijadikan cincin. Iseng amat sih. Tapi romantis kesannya hehehe.

Melihat dari bentuk fisik bunganya saya berpikir itu sebangsa bunga daisy-bunga aster-bunga matahari. Mereka kan sekeluarga ya? Paling yang membedakan adalah ukurannya. Bunga matahari tentu yang paling besar lalu aster dan barangkali diikuti daisy ini. Daisy dan aster mungkin malah sama kalau di Indonesia. Saya suka daisy, terutama yang putih. Melihatnya itu seger banget di mata. Dulu di Jerman suka sekali tiduran di padang daisy liar saat musim panas di bukit dekat Studentenwohnheim saya. Johannes R Becher strasse, Moritzhof, Leipzig. (Hahaha lengkap banget😛 ) Rasanya itu seperti bed of roses benar. Sensasinya bisa disebut romantis innocent, membangkitkan masa kanak-kanak tapi sudah kenal cinta ke lawan jenis hehehe. Gimana ya neranginnya? Pokoknya bunga daisy atau juga aster ini memicu romantisme innocent kita. Minimal untuk saya sih begitu. Tidak tahu untuk yang lain🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s