Tinggi badan

Aku nggak pernah mengeluhkan tinggi badan. Tp kali ini aku benar-benar… Ah sudahlah😦

Iya. Aku pendek. Dan iya juga tepat sekali, Eri itu tinggi. Beda kami sampai 30 senti. Siapa yang ga merana coba? Emang sih katanya cowok ga suka cewek yang lebih tinggi dari dirinya. Tapi kalau pendeknya kebangetan kayak aku gimana? Kalau jalan dengan bule lumrah kali ya. Orang juga akan maklum. Kan sama bule. Bule gitu loh. Apa seh soal bule yang ga dianggap lumrah atau dimaklumi di Indonesia😉 . Anyway, aku ga suka bule. Kuliah di negeri bule juga ga bikin suka sama bule. Sukanya yang lokal-lokal aja, yang jangkung dengan senyum lucu. Seperti kamu. Iya kamu. Halah. Apa seh #tepok jidat

Oke. Kembali menyoal Eri n ketinggian badannya, dengan penampakan seperti itu, sering kali dia harus menunduk dengan sangat supaya bisa ngomong sama aku. Trus aku juga harus ndongak ke dia. Belum lagi kalau ada orang yang memandang kami huhuhu. Panas dingin rasanya.

Kalau sudah begini mana bisa pelukan cantik sama dia #eh. Trus kalau ciuman juga bakal susah #makin nglunjak # lah iya kan? Kalau ciumannya berdiri gitu kan sulitnya sudah pasti kebayang. Tp entah ya kalau ciumannya sambil tiduran #eh eh
Oh pikiran jelek. Enyahlah dari sini. #tebar-tebar garam

Kok makin kurang ajar gini ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s