Kejamnya seorang cewek

Terkadang cewek itu bisa saja bertindak kejam terhadap orang yang dia sayangi. Memang seringnya tidak sadar sih. Tetapi tetap saja bisa jadi membuat yang tersayang jadi iritasi. Dan kalau hubungannya LDR, efeknya bisa bikin ybs manyun semeter di hadapan smartphone dia😀

Kekejaman gue di hari kemarin terhadap Eri adalah saat kami ngobrolin musik. Kami berdua adalah bagian dari generasi dengan musik terbaik dasawarsa yang lalu (mau ngomong era 90-an gue takut ketuaan banget😛 ). Tentu saja selera musik kami hampir sama juga. Sedikit sih, tapi kan yang penting ada kesamaan. Bahkan meskipun tidak sama, ya sudah disamain saja. Takutnya nanti kenapa-napa #eh

Gue ini penikmat segala, termasuk musik. Mau dangdut koplo juga kalau di telinga ini oke dan tidak bikin sakit, hayuk aja. (paling ntar gue dekat-dekat stop kontak, kalau tidak tahan tinggal cabut stromnya kan hehehehe ). Musik bagi gue itu curahan jiwa, penanda mood. Terkadang bisa  dengerin intrumentalia seharian, atau musik klasik. Pernah juga di saat  masih di jerman, mp4 list isinya lagu-lagu korea semuanya hahahaha. Atau kalau sedang kumat sholehahnya, gue mendengarkan ayat suci Alquran di murotal dan kadang juga ndengerin koleksi nasyid yang sedikit itu.

Ternyata seneng musik ini sama juga dengan si Eri. Bedanya dia lebih elegant, kalem, dan terarah. Pokoknya segi estetikanya dapat lah. Soalnya dia main musik juga kan. Ngeband dengan teman-temannya. Jadi nge-tune banget. Tontonan musik di Youtube juga bermutu. Gue mana tahu itu Alex Goot kalau bukan karena dia. Selera musik dia juga stabil nggak angot-angotan kayak gue.

Lalu di mana letak kekejaman gue terhadapnya dalam hal musik ini? Gue kadang suka dengan tiba-tiba ngomong ke dia song of the day gue. Ni beberapa lagu yang pernah gue bagi (judulnya doang) ke dia: #Have you ever seen the rain versi rod steward, #Falling in love at the coffee shop, #Breathe dan silver blue milik Roxette #segala lagu punya Tommy Page dan Savage Garden (Termasuk punya darren Hayes). Dan sudah bisa ditebak kan ke mana arah jawabannya? Iya tepat sekali. Jawabannya negatif. Dia tidak tahu. Kayaknya dia ga pernah dia kepikiran lagunya tommy page dan sebangsanya deh. Habis jawabannya juga diplomatis sekali, maju mundur sekitaran ini melulu:

#yang mana ya itu?

#belum pernah dengar/tahu aku.

#lagunya siapa tuh?

Responnya dia ini yang suka bikin gue prihatin. Masak dia ga tahu semua lagu itu sih #tepok jidat. Sampai di sini gue belum merasa kejam sih. Kan pikir gue itu cuma info saja. Yang bikin gue jadi merasa kejam terhadap eri adalah karena dia suka bilang gini ” ntar kulihat di youtube ya :-)” Nah di sini gue merasa ga enaknya. Kasihan juga dia seolah jadi punya beban buat ngulik di youtube kan. Nambah kerjaan orang saja. Padahal sebelum-belumnya enggak. Gue jadi suka merasa kasihan dan jengah sendiri dengan tingkah gue.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s