Secangkir dua cangkir, tahu ga sih gue mikir??

Memendam cinta itu menyiksa. Mending memendam harta, kelihatan berada.

NGGAAAAAK. So incomparable tauuk, enak aja. hiks– gue patah hati, really!! So sick. I am ill and chilled. Wanna see him, but how, but why. Why in this world he has to see me?

But why not.
Bahkan umar RA membatasi pengiriman pejuang syuhada ke medan perang (2 minggu kalau ga salah) supaya mereka dapat bertemu dengan yang merindukan mereka, para istri tentunya. Na iya itu kan khalifah Umar. Yang dikirim juga pejuang syuhada, sahabat-sahabat yang sudah beristri. LAh Elu? Hiks (mewek lagi dah)

Dari hari ke hari, terus kucari alasan bagimu untuk menerimaku. Tapi makin ke sini, kenapa makin takut hati. (Ya Alloh, mohon kekuatan dan keikhlasan seperti yang sudah-sudah).

Seharusnya tidak berspekulasi. Hati seperti cangkir, fragile. Ati-ati. Sebongkah darah yang menentukan segalanya. Itulah hati. So be careful with your heart, please dont break it.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s