Cinta Negeri

Awal Februari

Seusai TPA, eorang anak kecil kira-kira usia 9 tahun mendatangiku. Ia membawa tugas dari guru IPSnya untuk membuat kliping ragam budaya Nusantara. Isinya berkisar tentang rumah adat, makanan, tarian tradisional, pakaian serta senjata adat.  Anak itu menanyakan di mana dia bisa menemukan bahan semua karena  di tukang koran cuma ada makanan tradisional, yang lainnya tidak ada. Aku lirik sejumlah tabloid masakan yang dibawanya.

“gimana kalau ngecek di kios-kios buku dekat pasar gede?”

kataku memberi usul. Aku ingat dulu sering ditawari materi-materi kliping bermacam-macam. “Siapa tahu yang kamu cari ada di sana”  Lanjutku sambil mengedipkan mata kiri dan tersenyum.

“Good idea” Gadis kecil itu membalas senyumanku. “Nanti dibantu ya kak.” Katanya sambil berlalu setelah mengucapkan terima kasih.

Di rumah, di kolom pencari gambar milik Google , iseng kuketik kata kunci kliping muridku itu. Ragam budaya nusantara, rumah adat.    Sederet pilihan gambar-gambar rumah tradisional terpampang di hadapanku. Begitu juga dengan tema-tema selanjutnya: tema pakaian, tarian, senjata, dan alat musik. Dari Sabang sampai Merauke; Rumah Aceh sampai rumah suku Dani di lembah Baliem. Tari Saman sampai Cakalele dari Maluku. Wow keren. Si gadis kecil bisa kubayangkan akan senang jika mendapat informasi ini. Semoga pencariannya di pasar buku mendapatkan hasil seperti yang diharapkan serta menggali pelajaran dari penugasan ini, memahami keberagaman negeri untuk kemudian menjadi makin cinta padanya, amiin.

Dan aku?

2 thoughts on “Cinta Negeri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s